TETAP WASPADA DIMANAPUN ANDA BERADA, BELAJARLAH UNTUK LEBIH PEKA DENGAN LINGKUNGAN ANDA, SEGERA LAPORKAN JIKA ADA HAL YANG MENCURIGAKAN KEPIHAK KEPOLISIAN TERDEKAT, KAMI SIAP MELAYANI ANDA

Sabtu, 30 Juni 2012

Tabur Bunga Untuk Pahlawan HUT Bhayangkara Ke-66


POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, Sabtu 30 Juni 2012 yang lalu, dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-66 Tahun Polres Beltim bersama Polsek Jajaran mengadakan penghormatan untuk mengenang jasa para Pahlawan dengan mengadakan upacara tabur bungan di Taman Makam Pahlawan dan Pelarungan tabur bunga di Pelabuhan ASDP Manggar.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Beltim AKBP Edison, SH dilaksanakan secara hikmat. Upacara yang di awali dengan tabur bunga di Taman Makan Pahlawan (TMP) dilaksanakan dimulai pada pukul 07.30 Wib. Upacara mengenang jasa para Pahlawan tidak hanya dihadiri oleh personil Polri saja, namun turut hadir Bhayangkari Cabang Beltim yang dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Cabang Ny.Norma Edison.

Kapolres Beltim selaku ketua rombongan menyampaikan bahwa hal ini perlu kita laksanakan, karena tanpa jasa dan pengorbanan para Pahlawan kita belum tentu bisa untuk berdiri dan menjadi bagian abdi Negara, kita patut untuk mensyukuri dan mendoakan atas jasa dan pengorbanan para Pahlawan untuk memberikan kemerdekaan kepada Bangsa ini dan kepada para penerus Bangsa, pada saat mereka berjuang mempertahankan tanah air, harkat dan martabat Bangsa dan harga diri Bangsa Indonesia, para Pahlawan tidak pernah memikirkan apa imbalan yang akan mereka terima bahkan mereka berjuang bukan hanya untuk anak cucu mereka, namun untuk Bangsa Indonesia dan kita semua.

Sudah sepatutnya sebagai anak-anak penerus Bangsa kita wajib mengisi hasil dari kemerdekaan ini dengan hal positif yang dapat memajukan dan membawa nama Bangsa Indonesia tidak dipandang sebelah mata di mata dunia, agar para Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga dan nyawa mereka tidak merasa kecewa atas apa yang telah mereka perjuangkan. Setelah melakukan upacara tabur bunga, rombongan menuju ke pelabuhan ASDP Manggar untuk melaksanakan upacara yang sama. Di Pelabuhan ASDP selain personil Polri dan Bhayangkari, turut hadir anggota dari KPLP Manggar. 

Indonesia saat ini akan memasuki Tahun kemerdekaan yang ke-67 Tahun, dan Polri sebagai insan Bhayangkara sudah memasuki Tahun ke-66, perbedaan satu Tahun mewajibkan Polri untuk lebih bisa menunjukkan pengabdian yang besar kepada Bangsa Indonesia, terutama dalam menjaga Kamdagri dan memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman yang semaksimal mungkin kepada masyarakat dan Bangsa Indonesia.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Rabu, 27 Juni 2012

Lilangan Wakili Beltim Lomba Desa Aman HUT Bhayangkara


POLRES BELITUNG TIMUR. Gantung, 26 Juni 2012, tepatnya di Desa Lilangan, Tim penilai dari Provinsi Kep.Babel yang dipimpin langsung oleh Dir Binmas Polda Kep.Babel Kombes Pol D.Munazat yang didampingi AKBP Hendransyah dan Mayor TNI Tiyoso Y beserta anggota Tim tiba di Kantor Desa Lilangan. Kedatangan Tim sekira pukul 09.30 Wib yang disambut langsung oleh Kapolres Beltim AKBP Edison, SH dan para pejabat Perwira Polres Beltim beserta Kades Desa Lilangan Suparman dan perangkat Pemerintah Desa lainnya dalam rangka penilaian Desa aman HUT Bhayangkara ke-66 Tahun dan untuk kali ini Lilangan dipercaya untuk mewakili Kab.Beltim.

Dalam acara tersebut selain para tokoh dan warga setempat, juga para Babinkamtibmas yang ditugaskan dibawah pengawasan Polsek Gantung. Kamtibmas merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan Polri dalam pelaksanaan tugas, meskipun Polri memang tidak bisa untuk menjaga seluruh wilayah apalagi khususnya untuk wilayah Kab.Beltim dengan jumlah personil Polri yang masih terbatas, namun tetap bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui program Polri yaitu Partner Ship Building (Menjalin kerjasama dengan masyarakat). Ini merupakan suatu kehormatan yang sangat luar biasa yang diberikan oleh Polres Beltim kepada Desa Lilangan yang telah memberikan kepercayaan untuk mewakili Kab.Beltim dalam penilaian lomba Desa aman HUT Bhayangkara ke-66 Tahun (Ungkap Suparman).

Ini belum tentu terjadi berulang kali diberikan kesempatan dan kepercayaan, kami masyarakat Desa Lilangan sangat merasa bangga bahwa apa yang telah kami lakukan selama ini dalam membantu Polri menciptakan dan menjaga Kamtibmas semaksimal yang bisa kami lakukan dihargai dan bukanlah sesuatu yang sia-sia. Walaupun sebetulnya menjaga Kamtibmas bukanlah tanggung jawab Polri semata, namun adalah tanggung jawab kita bersama dan kami akan terus meningkatkan kemampuan untuk menjaga Desa Lilangan agar semakin aman dengan bimbingan dari Polres Beltim khususnya melalui personil Polres Beltim yang ditugaskan menjadi Babinkamtibmas (Tambah Suparman).

Dir Binmas dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa kepada seluruh Babinkamtibmas yang hadir, bahwa program Polri “1 Desa 1 Polisi” bukan program yang main-main atau dianggap remeh, oleh karena itu seluruh personil yang dipercaya untuk menjadi Babinkamtibmas agar menyikapi tugas yang diberikan dengan sebaik mungkin. Dir Binmas menginginkan kedepan tidak ada lagi personil Polri yang tinggal bukan di Desa dimana dia ditugaskan, harus tinggal dan menyatu dengan masyarakat dimana dia menjadi personil Babinkamtibmas. Ikuti dan membaur apapun kegiatan masyarakat, jangan sampai justru seorang Babinkamtibmas tidak mau tahu terhadap Desa binaannya. Bagaimana seorang Babinkamtibmas akan mengarahkan dan memberikan pembinaan kepada masyarakat dalam meningkatkan Kamtibmas, jika masyarakat sendiri tidak kenal dan merasa dekat dengan personil Polri yang ditugaskan untuk menjadi Babinkamtibmas di Desa mereka. Berikan pelayanan dan pembelajaran yang semaksimal mungkin kepada masyarakat, agar seluruh masyarakat tahu bagaimana pola-pola dalam menciptakan dan menjaga Kamtibmas itu sendiri.

Setelah bertatap muka dengan para undangan yang hadir, Dir Binmas berserta Tim langsung melakukan pengecekan ke Poskamling yang akan dijadikan contoh atau yang mewakili Kab.Beltim untuk penilaian lomba Desa aman. Tentunya dari Polres Beltim sendiri tidak semata-mata menunjuk Desa Lilangan sebagai wakil Kab.Beltim, namun setelah dilakukan survei dibeberapa Desa, memang Desa Lilangan memenuhi syarat yaitu adanya FKPM yang selama ini sudah berlangsung lama, adanya balai Desa FKPM dan Polmas, Poskamling yang lengkap dengan sarana fasilitas jaga seperti jadwal jaga, Pos yang memadai, alat bantu jaga, kentongan sebagai alat pembantu memberikan sinyal atau tanda khusus dll.

Setelah melakukan pengecekan dan penilaian, Tim juga memberikan masukan dan arahan kepada beberapa Kadus berkaitan mengenai Poskamling dan sistematik jaga Pos. Semoga hal ini akan dapat memberikan contoh kepada Desa-Desa yang lain untuk meningkatkan dalam menjaga Kamtibmas.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Senin, 25 Juni 2012

Beltim Adakan Futsal Bhayangkara Ke-66

POLRES BELITUNG TIMUR. Olah raga Futsal tentunya bukanlah salah satu cabang olah raga yang masih terasa asing bagi kita di Indonesia, mungkin secara dasar terciptanya olah raga yagn satu ini dikarenakan bagaimana bisa bermain sepak bola jika orang yang akan bermain tidak mencukupi sebelah orang dan lapangan atau fasilitas yang ada pun tempat yang terbatas. Futsal yang sudah cukup terkenal saat ini adalah solusi yang paling ampuh, bisa dimainkan dalam dan di luar ruangan serta yang bermain pun tidak harus membutuhkan orang yang banyak.

Futsal memang salah satu olah raga yang sangat menyenangkan, khususnya orang-orang yang mempunyai hobi bola dan berolah raga. Sampai-sampai saat ini Futsal yang merebak bagaikan jamur di seantero Indonesia ini bahkan dijadikan ladang usaha bisnis yang menjanjikan, simple dan cukup mendatangkan keuntungan bagi si pengelola fasilitas. Dikarenakan Futsal sangat akrab dengan semua kalangan lapisan masyarakat, olah raga yang satu ini juga dijadikan pilihan Kesatuan Polres Beltim sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati dan menyambut HUT Bhayangkara ke-66 Tahun.

Jumat, 22 Juni 2012 yang lalu, bertempat di halaman depan Mako Polres Beltim, pertandingan Futsal HUT Bhayangkara ke-66 Tahun dengan peserta tanding dari antar Fungsi Polri di Kesatuan Polres Beltim, ramai didatangi oleh hampir seluruh personil Polres Beltim dan Polsek Jajaran. Ya, memang pemandangan yang tampak saat itu cukup menggetarkan detak jantung baik pemain ataupun penonton. Bukan hadiah yang dijanjikan panitia penyelenggara yang jadi penyemangat, namun kebersamaan, kekompakan dan manfaat berolah raga. Pertandingan Futsal yang diselenggarakan selama 1 hari tersebut dimulai dari pukul 07.30 Wib sampai dengan pukul 16.00 Wib yang di awasi langsung oleh Kabag Ops Polres Beltim Kompol Budi.P.Saragih, SIK.

Menang atau kalah bukan jadi masalah, yang penting kita sudah turut andil untuk memeriahkan HUT Bhayangkara kali ini, kita harus bangga sebagai insan Bhayangkara bahwa Polri sudah mampu berdiri selama 66 Tahun dalam menjaga Kamtibmas Kamdagri Negara NKRI, maka dari itu seluruh personil Polri wajib bersyukur dan kedepan harus semakin baik dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada seluruh lapisan masyarakat. Bagaimana personil Polri akan melindungi dan melayani jika tidak mempunyai tubuh yang sehat dan kuat, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat (Ungkap Kabag Ops).
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Minggu, 24 Juni 2012

Tak Kuat Menahan Malu, Bunga Mau Berhenti Sekolah


POLRES BELITUNG TIMUR. Kasus Asusila kembali terjadi di wilayah Kab.Beltim, tepatnya di Kec.Kelapa Kampit Desa Mayang. Sungguh malang gadis yang masih dibawah umur ini harus menanggung derita dan malu yang akan dikenang sampai sepanjang hayatnya. Sebut saja Bunga (12 Th) nama samaran yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar sudah harus menerima perbuatan keji pamannya sendiri (SN).

Bunga yang seharusnya sedang merajut masa-masa manis dengan bermain bersama teman-teman sebayanya dan menikmati indahnya masa sekolah, namun pengakuan Bunga tidak ingin melanjutkan sekolah lagi atau pindah ke kampung halaman ikut dengan neneknya di Kab.Kerawang, Jawa Tengah karena setelah mengalami perlakuan dari pamannya sendiri dan menjadi korban tindak asusila. SN (30 Th) yang seharusnya melindungi, menyayangi dan turut mendidik Bunga dengan tega telah merenggut masa depan Bunga dengan telah menggagahi Bunga setiap ada kesempatan dan ketika hanya berdua berada dirumah.

Delapan kali SN sudah menggagahi Bunga sepanjang Bulan Mei 2012. Kondisi keadaan situasi rumah lah yang memang sangat memungkinkan SN dengan bebasnya mengajak Bunga untuk melakukan hubungan intim, diketahui SN yang merupakan paman Bunga atau adik dari Ibu Bunga, sejak ikut merantau ke Pulau Belitung tinggal satu atap dengan korban. Pasca kejadian yang memilukan bagi Bunga, memang tidak tampak ada perubahan pada tubuh Bunga yang memang mempunyai fisik bertubuh bongsor.

Terungkapnya kejadian yagn dialami Bunga, berawal saat melati bersama dengan kakeknya yang baru saja datang dari kampung dan berkunjung kerumah US (28 Th), kakak Bunga. Dirumah US lah Bunga menceritakan semua perlakuan pamannya SN terhadap dirinya. Keluarga Bunga pun langsung mencari SN, namun SN sempat kabur dari rumah dan bersembunyi di dalam hutan. Pencarian SN pun tidak sia-sia, akhirnya SN berhasil ditemukan dari persembunyiannya di dalam hutan dan langsung di bawa ke Polsek Kelapa Kampit untuk diamankan.

SN tidak melakukan perlawanan apapun saat di bawa anggota Polsek Kelapa Kampit ke Mako Polres Beltim untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. Ini kasus perempuan dan anak dibawah umur, jadi harus kita limpahkan untuk proses hukum kepada penyidik PPA/RPK yang saat ini ditangani oleh Briptu Diah Martini (Ungkap Kapolsek Kelapa Kampit). Dihadapan penyidik, SN mengakui semua perbuatannya terhadap Bunga, SN mengaku menyesal dan siap menjalani hukuman yang memang sudah menjadi resiko hasil dari perbuatannya. SN yang saat ini diamankan di Sel tahanan Polres Beltim dikenakan Pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Humas Res Beltim  

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Jumat, 22 Juni 2012

Wakapolda Kunjungi Polres Beltim

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, 20 Juni 2012, Kamis sekira pukul 12.00 Wib Wakapolda Kep.Babel Kombes Pol Drs. Didid Widjanardi, SH yang didampingi oleh Dir Reskrimsus Polda Kep.Babel Kombes Pol Drs. Suherman Febriyanto dan Kapolres Beltim AKBP Edison, SH tiba di Mako Polres Beltim dengan pengawalan ketat dari Satuan Lalu Lintas Polres Belitung dan Polres Beltim. Wakapolda setiba turun dari mobil langsung disambut oleh Pejabat Perwira Polres Beltim. Kedatangan Wakapolda Kep.Babel kali ini merupakan jadwal kunjungan kerja pimpinan untuk melihat dan melakukan pengecekan langsung ke Jajaran wilayah sebagai bahan referensi dalam mengambil langkah yang terbaik yang akan dilakukan Polri dalam memebrikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Kombes Pol Drs. Didid Widjanardi, SH memang tergolong masih baru setelah dipercaya untuk menempati posisi orang nomor dua di Kepolisian wilayah Provinsi Kep.Babel, namun kiprah orang nomor dua di Institusi Polri tentunya tidak usah diragukan lagi. Tanpa membuang waktu, Wakapolda langsung ingin bertatap muka dengan personil yang mengawaki masing-masing fungsi di Polres Beltim. Bertempat di ruang Aula Polres Beltim, kunjungan kerja Wakapolda berlangsung. Baik Perwira dan beberapa personil Bintara langsung bertatap muka dengan Wakapolda Kep.Babel untuk menerima arahan dan petunjuk dalam pelaksanaan tugas.

Kurang lebih dua jam, Wakapolda melaksanakan kunjungan kerja di Mako Polres Beltim. Kapolres Beltim dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan paparannya mengenai situasi dan gambaran wilayah di Kab.Beltim. Selanjutnya setelah Kapolres Beltim menyampaikan paparan atau laporan Kesatuan, Wakapolda Kep.Babel memberikan materi dan arahan serta petunjuk kepada seluruh personil yang hadir dalam kesempatan tersebut bagaimana dan harus berbuat apa sebagai seorang Polisi untuk mengambil sikap dan berprilaku kepada masyarakat. Tentunya selaku aparat Negara penegak hukum yang mengemban tugas pokok sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, tentunya harus menjaga sikap dan prilaku sehingga ketika menjalankan tugas tidak ada masyarakat yang merasa tersakiti dan setiap personil diminta untuk meningkatkan kemapuannya, baik dari segi secara akademik maupun teknologi, terutama aturan-aturan yang mengatur dan mengikat di dalam Institusi Polri (Ungkap Wakapolda).
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Kamis, 21 Juni 2012

Binrohtal Dalam Rangka Isra’ Mi’raj




POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, Kamis 21 Juni 2012, sekira pukul 08.00 Wib, personil Polres Beltim memenuhi ruangan Masjid Shirathal Mustaqim yang berada di belakang Mako Polres Beltim. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati peristiwa yang sangat luar biasa yang diyakini seluruh Umat Islam di seluruh penjuru dunia yaitu Isra’ Mi’raj. Isra’ Mi’raj yang diyakini Umat Muslim ini merupakan peristiwa yang dialami langsung oleh Nabi Besar Rasulullah Muhammad SAW.

Peristiwa tersebut merupakan perjalanan Rasulullah yang ditempuh dalam satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqso, kemudian Rasulullah naik ke Sidratul Muntaha yang diyakini merupakan lapisan langit yang tertinggi dan kemudian Rasulullah bertemu langsung dengan Sang Khaliq, zat yang merajai dan menciptakan seluruh yang ada di bumi dan seluruh jagad raya Allah SWT. Pertemuan Rasulullah dengan Allah SWT bukanlah pertemuan biasa, disinilah awal kisah dan ketentuan wajib yaitu perintah Allah SWT yang diberikan kepada Rasulullah untuk membimbing dan memberitahukan kepada seluruh Umat untuk menjalankan Sholat 5 waktu dalam satu hari satu malam.

Pada saat pelaksanaan Binrohtal, Polres Beltim mendatangkan langsung Ustad dari kantor agama Kab.Beltim. Dikatakan bahwa perintah Sholat yang diwajibkan oleh Allah SWT kepada Umat melalui Rasulullah bukanlah perintah yang main-main, Sholat juga bukanlah hanya sekedar pelaksanaan untuk menggugurkan kewajiban sebagai seorang Muslim, namun jauh dari pada itu Sholat mempunyai makna yang tersurat dan tersirat yaitu tentang kepribadian seseorang, Sholat juga mencegah dari perbuatan keji dan mungkar dan hal tersebut bisa dijalankan oleh seorang Muslim jika Muslim tersebut memaknai, mengerti dan menjalani kepribadian yang baik sebagaimana ketika dia mengerjakan Sholat dengan baik.

Baik Sholat orang itu, maka baik pulalah orang itu dalam kehidupannya, bukan hanya kepada Allah SWT, namun juga kepada hubungannya dengan sesama manusia dan hubungannya dengan alam semesta. Ada tiga makna yang termasuk merupakan makna penting dalam arti Sholat yaitu, ketika kita mengucapkan niat baik diucapkan maupun di dalam hati, itu menandakan bahwa dalam segala sesuatu perbuatan yang baik kita harus mempunyai niat yang baik dan menyerahkan segala urusan yang akan kita jalankan hanya semata-mata untuk beribadah dan mengahrapkan ridho dari Allah SWT, kemudian ketika kita rukuk mempunyai makna bahwa sebagai seorang Muslim janganlah kita bersikap sombong dengan sesama manusia dan lainnya, karena dihadapan Allah SWT kita masih tertunduk dan hanya Allah SWT lah yang berhak untuk mempunyai sifat segalanya, dan yang selanjutnya ketika kita bersujud, mempunyai makna bahwa di dunia ini, setinggi apapun pangkat dan jabatannya, itu hanyalah sebagai simbolis hiasan dunia yang dipercayakan Allah kepada seseorang, namun ketika bertemu dengan Allah, terutama ketika berada di dalam Masjid, melaksanakan Sholat secara berjamaah, baik pejabat maupun seorang pengemis sekalipun, semuanya sama dimata Allah SWT dan semuanya serentak akan bersujud menyentuh ke dasar lantai dan tidak ada yang tinggi maupun rendah (jelas penceramah).

Semoga dari makna Isra’ Mi’raj yang diyakini Umat Islam sebagai hari dimana Rasulullah menerima perintah langsung dari Allah SWT, tanpa melalui perantara Jibril, sudah seyogyanya selaku Umat yang beragama kita akan bersikap baik, arif dan bijaksana kepada seluruh mahluk ciptaan Allah, karena perintah Sholat yang diterima Rasullah yang wajib dijalankan oleh Umat Islam mempunyai makna bahwa kita tidak boleh sombong dan terlena dari segala yang mampu kita raih di dunia ini, karena sesungguhnya seluruh manusia akan kembali kepada Sang Khaliq Allah SWT dan tidak akan ada satupun yang dibawa manusia yang telah diraihnya selama masa hidup di dunia ketika sudah kembali dihadapan Allah SWT.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Rabu, 20 Juni 2012

Sat Binmas Pembinaan Dan Tes Jasmani Satpam


POLRES BELITUNG TIMUR. Satuan Pengaman atau yang lebih akrab disebut Satpam merupakan salah satu Mitra Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. Satpam sebagai salah satu yang memegang peranan penting pengamanan cipta kondisi juga mempunyai kewenangan yang sudah diatur dalam aturan Pemerintah. Dalam pelaksanaan tugasnya Satpam mempunyai seragam uniform dan diawasi langsung oleh Polri. Tugas pokok Satpam itu sendiri intinya tidak jauh dari tugas Polri yaitu menjaga stabilitas kondisi keamanan dalam Negeri.

Namun dalam hal ini Satpam mempunyai kewenangan untuk mengamankan dimana tempat mereka bekerja atau jasa Satpam itu digunakan, artinya Satpam itu sendiri masih mempunyai kewenangan terbatas. Ruang lingkup kewenangan Satpam memang tidak begitu luas dan harus terus berkoordinasi dengan Polri dalam mengambil tindakan hukum, namun peranan Satpam sangat berguna dan membantu Polri dalam menjaga keamanan wilayah, karena diakui Polri sendiri tidak akan mampu menjaga semua wilayah yang ada tertama objek-objek vital tanpa peranan Satpam itu sendiri dimana mereka bertugas.

Maka dari itu peranan Satpam yang sangat berarti dan sudah cukup membantu Polri tentu tidak dapat ditinggalkan begitu saja. Polri wajib terus memperhatikan dan membina Satpam tersebut secara berkesinambungan dan membina hubungan baik secara sinergis. Maka dari itu Polres Beltim yang memegang peranan dan mengawaki untuk memberikan pembinaan secara rutin kepada Satpam yang ada di Kab.Beltim mengadakan pembinaan Satpam dan Tes Jasmani. Pembinaan yang disampaikan langsung oleh Kasat Binmas Iptu Koirudin H.W beserta 4 orang anggota Sat Binmas. 

Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari mulai dari hari Rabu Tanggal 13 Juni 2012 sampai dengan hari Sabtu 16 Juni 2012. Selain materi pokok tentang tugas dan fungsi Satpam, juga dilaksanakan Tes Jasmani dan bimbingan rohani di Masjid Polres Beltim. Iptu Koirudin H.W mengatakan, kegiatan seperti ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin minimal 6 Bulan sekali. Selain untuk menjaga hubungan baik dan penyegaran bagi Satpam itu sendiri, hal tersebut juga mempermudah Polres Beltim dalam melakukan pendataan jumlah Satpam saat ini yang bekerja di wilayah Kab.Beltim, kita cukup terkejut dengan peningkatan jumlah Satpam yang ada, dari data terakhir yang kita dapatkan, saat ini jumlah Satpam mengalami peningkatan sekitar 10%. Pembinaan dan Tes Jasmani diikuti oleh 191 orang Satpam (Ungkap Kasat Binmas).
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim  

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Minggu, 17 Juni 2012

Menunggu Kepastian Hukum, Briptu Doddy Pasrah

POLRES BELITUNG TIMUR. Salah satu oknum anggota Polres Beltim yang baru saja mutasi dari Polda Kep.Babel ke Kesatuan Polres Beltim dan baru terhitung tugas selama kurang lebih 3 Minggu ini, namun sudah tersangkut masalah yang cukup menarik perhatian publik dan dinilai mencoreng nama Kesatuan.

Briptu Doddy (27 th), yang diketahui baru mengabdi di Institusi Polri selama 7 Tahun sejak terhitung dilantik Tahun 2005, harus pasrah dan tidak bisa melakukan apa-apa setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Beltim berhasil mendapatkan barang bukti saat melakukan penggerbekan dirumah kontrakannya di sekitar Lapangan Sepak Bola Yagor Manggar, Kamis 07 Juni 2012 sekira pukul 18.30 Wib. Sebelumnya penggerbekan diwarnai keributan karena Briptu Doddy merasa tidak menerima rumahnya digeledah dan menganggap rekan sesama Instansinya telah mengganggu ketenangan waktu istirahatnya. Namun apa mau dikata, Briptu Doddy pun tidak dapat berkutik dan mengeluarkan suara lagi, setelah tiga paket kecil sabu-sabu dilipatan baju didalam lemari pakaian yang terletak di ruang tamu.

Bukan hanya tiga paket sabu-sabu yang didapatkan, Satuan Reserse Narkoba Polres Beltim pun menemukan botol kosong yang diduga digunakan oleh Briptu Doddy sebagai Bong alat untuk menghisap dan menikmati sabu-sabu serta alat timbang digital yang terletak dibelakang televisi dan satu buah kalkulator kecil key BCA. Tidak dapat memberikan komentar apapun dan hanya bisa pasrah, akhirnya Briptu Doddy bersama seorang perempuan yang diakui adalah istrinya Disti (23 th) digiring ke Mako Polres Beltim untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Informasi yang dilansir dari Kasat Narkoba Polres Beltim AKP Junaidi, SH mengatakan bahwa hasil pemeriksaan sampel urine Briptu Doddy dan Disti dinyatakan positif menggunakan narkotika. Begitu juga dengan sampel dari paket barang bukti. Terungkapnya kasus dugaan penggunaan narkoba yang melibatkan oknum anggota Polri ini, setelah Polres Beltim menerima informasi dari masyarakat, tanpa membuang waktu Satuan Reserse Narkoba Polres Beltim langsung menindak lanjuti informasi tersebut (Ungkap Junaidi) dan kedua TSK dijerat dengan pasal 112 atau 127 Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ditempat terpisah, Kapolres Beltim AKBP Edison, SH mengatakan kasus narkoba ini akan tetap ditindak lanjuti dan di proses sesuai dengan Undang-undang yang berlaku, apalagi Kapolda sudah memberikan atensi terhadap kasus narkoba, terlebih yang melibatkan oknum anggota Polri. Kita adalah penegak hukum, jadi harus memberikan contoh yang baik, bagaimana masyarakat akan percaya jika aparat penegak hukum itu sendiri justru melanggar hukum yang berlaku. Narkoba bukan lagi musuh bagi Bangsa Indonesia, namun sudah menjadi musuh dunia dan sebagai aparat penegak hukum harus mampu berdiri dibarisan paling depan untuk memerangi narkoba (Tambah Kapolres).
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Jumat, 15 Juni 2012

Savety Riding Ops Simpatik Menumbing 2012 Besama Pemda

POLRES BELITUNG TIMUR. Sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas terus dilakukan di wilayah Kab.Beltim oleh Satuan Lalu Lintas Polres Beltim, mulai dari anak-anak sekolah dari tingkat TK sampai tingkat sekolah tinggi, masyarakat umum sampai dengan tingkat Instansi pun dikunjungi oleh Satuan Lalu Lintas Polres Beltim. Kasat Lantas AKP Kaya Simatupang menginginkan walaupun Polres Beltim merupakan Polres Jajaran Polda Kep.Babel yang termasuk di wilayah ujung kepulauan, namun mempunyai ambisi bahwa Polres Beltim mampu memberikan edukasi dan mengajak seluruh elemen untuk mematuhi aturan lalu lintas dan angkutan jalan sesuai dengan Undang-undang no.22 Tahun 2009.

Setelah sosialisasi di Kantor Kejaksaan, masih dalam rangka Ops Simpatik Menumbing 2012, Kasat Lantas Polres Beltim, 14 Juni 2012 kemarin, hari Kamis pagi setelah melakukan koordinasi dan izin dari Sekda Kab.Beltim mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembina apel pagi di Kantor Bupati Kab.Beltim untuk memberikan arahan dan penyuluhan tentang lalu lintas sekaligus mengajak seluruh pegawai di jajaran Pemda Kab.Beltim untuk turut memberikan contoh kepada masyarakat lainnya dengan mengendarai kendaraan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Setelah memberikan arahan, Satuan Lalu Lintas Polres Beltim membagikan brosur dan mengadakan savety riding yang diikuti oleh Staf pegawai Pemda Kab.Beltim, diawali Start dari Kantor Bupati menuju Pasar Manggar dan kembali ke halaman Kantor Bupati Kab.Beltim. Harapan kedepan seluruh Instansi akan mampu memberikan contoh yang baik dan efek edukasi yang akan membawa kepada arus lalu lintas yang tertib, aman, lancar dan nyaman bagi setiap pengendara lalu lintas.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim   

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Sabtu, 09 Juni 2012

Ops Simpatik Menumbing, 50 Helm Di Bagikan Gratis


POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, Dispensasi 08 Juni 2012, Jumat sekira pukul 08.00 Wib, Tim Ops Simpatik Menumbing 2012 melakukan razia kendaraan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Beltim AKP Kaya Simatupang yang didampingi oleh Kanit Reg Ident Ipda M.Syarifudin Ginting. Ops Simpatik Menumbing 2012 yang melibatkan 24 Personil Polri mengedepankan tindakan pencegahan yang bersifat mendidik dan mengarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang aturan dan cara menggunakan kendaraan.

Pada saat pelaksanaan razia, bukan hanya pemeriksaan fisik kendaraan dan kelengkapan surat atau identitas kendaraan dan pengendara, namun juga diberikan surat teguran bagi yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan kendaraan. Ops Simpatik Menumbing ini menghindari sekecil mungkin melakukan penindakan dengan memberlakukan surat tilang, justru lebih kepada tindakan himbauan, kecuali jika ada kendaraan yang diduga hasil dari pencurian dan kendaraan yang sama sekali diperkirakan tidak memiliki identitas kendaraan.

Ops Simpatik yang sudah berlangsung selama delapan hari, selain sudah melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kepada masyarakat dengan cara sambang diberbagai Desa dan Sekolah-sekolah, juga diberikan Helm gratis kepada masyarakat yang tidak menggunakan Helm depan dan belakang. Selama pelaksanaan razia yang sudah dilakukan beberapa kali diberbagai tempat, seperti di Kec.Manggar (Dispensasi), Kec.Gantung (Simpang Pasar), Didepan Sekolah, di depan Polsek-Polsek dan di simpang Pasar Manggar. 50 buah Helm dibagikan secara gratis, 400 lembar brosur tentang Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan 150 lembar surat teguran sudah diberlakukan kepada para pengendara baik roda empat maupun roda dua.

Harapan dari Polri kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan, agar seyogyanya memperhatikan dan mengerti tentang tata cara serta aturan yang berlaku sesuai dengan Undang-undang nomor 22 Tahun 2009. Sehingga tingkat kecelakaan dan hambatan serta pelanggaran di lapangan dapat ditekan seminimal mungkin. Ops Simpatik Menumbing kali ini dilaksanakan untuk memberikan efek positif kepada masyarakat, memberikan nilai pembelajaran dan meningkatkan kesadaran bahwa berkendaraan bukan hanya sekedar bisa mengendarai, namun ada orang lain yang juga berhak menggunakan jalan raya, ada aturan dan tata cara berkendaraan yang mengikat atau berlaku dan ada hak-hak serta kewajiban setiap pengendara yang harus dipatuhi demi menjaga ketertiban, keamanan, keselamatan dan kelancaran dalam berlalu lintas.

Sudah waktunya kita mampu menertibkan diri sendiri karena ada aturan Undang-undang Negara yang mengatur, berkendaraan bukan hanya sekedar fasilitas sarana angkutan yang mempermudah kita untuk menempuh perjalanan, namun kita juga harus memikirkan keselamatan diri kita selaku pengguna kendaraan, Ingat “Kuda Besi diciptakan bukan sebagai mesin pembunuh, namun gunakanlah sebagaimana mestinya dengan aturan dan tata cara yang benar”. Keselamatan anda adalah harapan dari keluarga, kerena keluarga menanti anda dirumah. 
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim    

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Jumat, 08 Juni 2012

Bakti Sosial Sambut HUT Bhayangkara Ke-66 Tahun


POLRES BELITUNG TIMUR. HUT Bhayangkara ke-66 Tahun yang diperingati setiap Tahun Tanggal 01 Juli merupakan moment yang membahagiakan dan membanggakan bagi Polri karena menjadi tolak ukur bahwa Polri tetap senantiasa memberikan pengabdian kepada Negara RI dalam menjaga stabilitas keamanan Negara. Walaupun hari jadi Polri masih terhitung masih kurang lebih 1 Bulan lagi, namun tampak sudah terlihat di Jajaran Polri seluruh Indonesia sudah melakukan berbagai kegiatan terlebih kepada kemasyarakatan.

Seperti yang dilakukan Polres Beltim sebagai salah satu Polres Jajaran Polda Kep.Babel sudah melakukan berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, sambang Panti Asuhan, Sambang Warakauri dan Ops Simpatik Menumbing. Berbagai rangkaian kegiatan akan dilaksanakan selama satu Bulan penuh jelang HUT Bhayangkara 1 Juli sesuai yang sudah diprogramkan dalam Rancangan Garis Besar dari Mabes Polri.

Jumat, 08 Juni 2012 kemarin, Polres Beltim melaksanakan dua kegiatan bakti sosial yaitu kurvei atau kerja bakti ditempat-tempat ibadah dan mengunjungi ke Panti Asuhan yang terletak di Kec.Gantung. Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pukul 08.00 Wib sampai dengan pukul 11.00 Wib diikuti oleh 50 orang personil dengan diawasi langsung oleh Kabag Sumda Polres Beltim AKP Abdul Aziz, SIK beserta Perwira lainnya dan personil dibagi diberbagai tempat kegiatan.

Kegiatan jelang 1 Juli yang dilakukan Polri merupakan wujud rasa syukur karena Polri masih mampu berdiri, memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman dan pengabdian kepada masyarakat. Harapan Polri kedepan masyarakat akan bermitra dengan Polri untuk sama-sama menjaga Kamtibmas dan menjadikan Polri sebagai aparat penegak hukum yang tetap dipercaya untuk memberikan keadilan dan kepastian hukum yang jelas. Jangan lagi ada masyarakat yang merasa takut kepada Polri, saat ini Polri sudah berupaya keras untuk memperbaiki dan merubah dari segala sektor kultur set dan mind set didalam tubuh Polri.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim  

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Donor Darah Sambut HUT Bhayangkara Ke-66 Tahun


POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, 07 Juni 2012, sekira pukul 09.00 Wib bertempat di Mako Polres Belitung Timur telah dilaksanakan bakti sosial donor darah dalam rangka sambut HUT Bhayangkara ke-66 Tahun. Donor darah yang diikuti oleh 70 orang personil Polres Beltim dan Jajaran dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kab.Belitung.

Kegiatan donor darah tersebut termasuk dalam rangkaian program bakti sosial yang sudah dicanangkan oleh Mabes Polri yang tertuang dalam Rancangan Garis Besar kegiatan HUT Bhayangkara ke-66 Tahun untuk menyambut peringatan 1 Juli. Kegiatan seperti ini bukan hanya dilaksanakan di Kesatuan Polres Beltim, namun bakti sosial seperti ini yang merupakan wujud Polri untuk saling berbagi dengan sesama yang membutuhkan juga dilaksanakan di seluruh Jajaran Polri seluruh Indonesia.

PMI yang datang ke Mako Polres Beltim menggunakan Bus khusus untuk melakukan donor darah. Dengan 6 orang petugas PMI yang sabar memberikan dan membantu personil Polres Beltim dan Jajaran sangat antusias menyumbangkan darah yang nantinya akan diberikan kepada saudara yang membutuhkan. 70 kantung darah pun telah terkumpul dalam waktu 3 jam. Semoga wujud bakti sosial seperti ini akan memang sangat berguna untuk sesama yang membutuhkan dan menjadi amal ibadah bagi yang melakukan donor darah. Keterangan dari PMI, darah tersebut akan segera disalurkan kepada yang membutuhkan karena darah yang sudah didonorkan tidak dapat disimpan terlalu lama.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  
SAIL WAKATOBI BELITONG 2011, KABUPATEN BELITUNG TIMUR PROVINSI KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG