TETAP WASPADA DIMANAPUN ANDA BERADA, BELAJARLAH UNTUK LEBIH PEKA DENGAN LINGKUNGAN ANDA, SEGERA LAPORKAN JIKA ADA HAL YANG MENCURIGAKAN KEPIHAK KEPOLISIAN TERDEKAT, KAMI SIAP MELAYANI ANDA

Jumat, 24 Oktober 2014

Gubernur Babel Ungkapkan Kekecewaan

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, - Gubernur Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) H Rustam Effendi mengaku kecewa saat mendapati undangan yang hadir dalam kegiatan Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Alat Berat/Besar mayoritas hanya diwakili oleh pekerja bukan pemilik alat atau pimpinan perusahaan (pengusaha). Kekecewaan ini didasari karena banyaknya pengusaha ‘nakal’ yang tidak mau membayar pajak alat berat, padahal alat berat yang mereka miliki sudah beroperasi di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

“Seharusnya ketika dia (pengusaha) berusaha di daerah, sebaiknya dia juga mendukung pemerintah daerah. Artinya acara ini kan dihadiri dan dibuka oleh gubernur masa’ diwakilkan dengan orang-orang yang tidak punya kapasitas untuk mengambil keputusan. Nah nanti jika disampaikan kepada dia yang tidak pada kompetensinya itu kan jadi terjemahannya lain. Maka itu saya rasanya kecewa dengan para pelaku usaha yang izinnya tidak begitu dipersulit dan diberikan kemudahan dari birokrasi, tapi dia tidak memberikan timbal balik secara sempurna,” ungkap Rustam seusai membuka kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Hotel Guest Manggar, Kamis (23/10).

Orang Nomor Satu di Provinsi Babel ini menekankan bahwa pajak sangat penting untuk pembangunan negara. Rustam beranggapan negara yang maju itu adalah negara yang tingkat kesadaran warganya dalam membayar pajak cukup tinggi. Oleh sebab itu Ia menghimbau agar para pendomplang pajak untuk segera melunasi kewajibannya. “Uang pajak itu kegunaannya sebetulnya untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat. Karena 30 persen dari hasil pajak itu dikembalikan ke daerah. Makanya saya berharap mereka akan melunasi pajaknya. Saya himbau kepada wakil mereka yang hadir untuk menyampaikan ke bosnya agar memenuhi kewajibannya. Jangan sampai nanti pemerintah menggunakan kekekuasaannya untuk menagih utang mereka,” tegas Rustam.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim / Sumber Humas Kab. Beltim 

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Pengusaha Alat Berat ‘Nakal’ Dilaporkan Ke Kejaksaan

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, – Gubernur Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) H. Rustam Effendi membuka Kegiatan Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Alat Berat/Besar di Hotel Guest Manggar, Kamis (23/10). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Asset Daerah (DPPKAD) Provinsi Babel ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Talafuddin, Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Polres Beltim Iptu Rizky Adi Saputra, perwakilan Kejaksaan Negeri Manggar, para pengusaha alat berat, Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta pemerintah daerah yang memiliki alat berat.

Kepala Samsat Unit Pelaksana Teknis (UPT) DPPKAD Provinsi Babel Nurdiansyah menjelaskan acara ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada wajib pajak mengenai peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pemungutan PKB dab BBNKB atas alat berat. Hal ini mengingat di Kabupaten Beltim masih ada beberapa wajib pajak khususnya dari pemilik alat berat yang enggan membayar pajak alat yang dimilikinya. Pria yang akrab dipanggil Anca ini mengungkapkan dari total 175 unit alat berat yang sudah terdaftar di Kabupaten Beltim, baru 118 unit yang dibayarkan oleh pengusaha. Sedangkan 57 unit lainnya sampai saat ini hanya sebatas mendaftarkan dan belum membayar pajak. Pokoknya sampai sekarang baru tercatat 118 unit yang sudah bayar. 57 unit yang sudah mendaftar tapi belum bayar. Totalnya yang sudah mendaftar ada 175 unit alat berat. Tahun 2014 dari Januari sampai Oktober ini, daerah memperoleh penghasilan pajak alat besar mencapai 238 juta,” kata Anca.

Untuk menangani masalah penunggakan pajak daerah ini, tambah Anca, DPPKAD Provinsi Babel sudah menandatangani MOU dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel untuk melakukan penagihan. Proses ini akan ditempuh jika para pengusaha pendomplang pajak tidak ada niat membayar pajak. “Kita sudah kerjasama dengan kejaksaan, penunggak-penunggak yang belum bayar pajak sudah mendaftar akan kita laporkan dengan kejaksaan. Sekarang sudah dimulai, sementara ini untuk penerapannya di UPT-nya, pengusaha-pengusaha ‘nakal’ yang tidak mau membayar pajak dilaporkan ke kejaksaan negeri (Kejari). Nanti Kejari yang menandaklanjuti, dengan memanggil perusahaan tersebut, kenapa sebab tidak mau bayar, kendala apa jadi tidak bayar dll. Setelah pengusaha ada niat mau bayar, baru pihak UPT ke sana,” terang Anca. Pendapatan sektor pajak daerah dari PKB dan BBNKB cukup besar. Pertahunnya, pajak PKB yang harus dibayarkan untuk satu unit alat besar bisa mencapai Rp. 3.000.000. Sedangkan untuk BBNKB yang dibayarkan pada saat pertama kali mendaftar mencapai belasan juta rupiah.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim / Sumber Humas Kab. Beltim 


Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Kamis, 23 Oktober 2014

Sat Lantas Polres Beltim Laksanakan Police Goes To School

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, - Saltlantas Polres Beltim sejak tanggal 22 Oktober 2014, telah melaksanakan kegiatan "Police Goes to School" yang dilaksanakan ke sekolah tingkat SD dan SMP yang ada di Kab. Beltim. Kegiatan ini merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang diemban oleh Satlantas yaitu pada unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) untuk memberikan pendidikan lalu lintas kepada masyarakat sejak usia dini untuk mencegah terjadinya fatalitas terhadap korban kecelakaan lalu lintas terutama yang melibatkan pelajar. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Beltim Iptu Rizky Adi Saputro,, SH yang didapingi oleh KBO Sat Lantas Ipda Ulung Baehaki serta anggota Unit Dikyasa Briptu Medes P. Ariansyah, SH dan Briptu Rizki N ini telah dilakukan di beberapa sekolah di Kab. Beltim.

Sekolah yang telah dikunjungi antara lain SD N 18 Gantung, SDN 19 Gantung, SDN 20 Gantung, SMPN 3 Gantung, dan SMPN 1 Simpang. Pesak. Dalam pelaksanaan kegiatan Dikmas Lantas ini para siswa sangat antusias dalam memperhatikan penjelasan tentang lalu lintas yang diberikan oleh petugas dan tak sedikit yang mengajukan pertanyaan sekitar lalu lintas. Kepala sekolah dan guru juga menyambut baik dengan adanya kegiatan ini karena dapat memberikan pencerahan dan pengetahuan kepada para siswa mengenai aturan berlalu lintas yang baik dan benar.
Materi yang diberikan antara lain:
1.    Pengertian Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,
2.    Jenis - jenis pelanggaran Lantas yg sering terjadi,
3.    Kegunaan Helm SNI,
4.    Manfaat menyalakan Lampu Sepeda Motor di siang hari,
5.    Macam - macam rambu lalu lintas,
6.    Faktor penyebab Laka Lantas,
7.    Data Laka Lantas di Polres Beltim tahun 2010-2013,
8.    Foto2 korban Laka Lantas.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Pemkab Beltim Resmikan Empat Sekolah Baru

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) meresmikan berdirinya 4 bangunan sekolah baru di Kabupaten Beltim. Acara peresmian yang dipusatkan di halaman SMP Negeri 6 Desa Kelubi Kecamatan Manggar ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Beltim Talafuddin, Rabu (22/10).  Acara peresmian disaksikan Ketua Komisi 3 DPRD Beltim, Kepala Dinas Pendiddikan Sarjono, para Kepala Sekolah, dan Komite Pembangunan Unit Sekolah Baru. Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan selain meresmikan SMP 6 Manggar, acara ini juga sekaligus secara simbolis meresmikan operasional SMP 4 di Desa Selinsing Kecamatan Gantung, SMP Negeri 2 di Desa Balok Kecamatan Dendang, dan  TK Negeri Pedesaan di Desa Batu Itam Kecamatan Simpang Pesak. Setiap SMP diberikan fasiltas 6 lokal ruang belajar-mengajar lengkap dengan mobiliernya, perpustakaan, musollah, ruang guru dan ruang Kepala Sekolah.

“Dana pembangunan untuk mendirikan tiga SMP ini berasal dari bantuan Aus-Aid (Australia). Sedangkan untuk TK berasal dari Dana Bantuan (Daba) Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung,” terang Sarjono. Pembangunan tiga SMP tersebut, dikerjakan secara swakelola melalui Komite Pembangunan Unit Sekolah Baru. Sarjono menyebutkan pembangunannya menghabiskan dana sebesar 6,6 milyar rupiah. Sedangkan untuk pembangunan TK menghabiskan dana sebesar 350 juta, yang dikerjakan melalui tender di Dinas Pendidikan. “Untuk SMP 6 Manggar sebenarnya sudah dari tahun lalu mulai ada kegiatan belajar mengajar, cuman dibangunan lama. Untuk SMP 4 Gantung, SMP 2 Dendang, dan TK Pedesaan Simpang Pesak mulai beroprasi di tahun ajaran 2014-2015 ini,” tambahnya.

Dalam pidato sambutanya Bupati Beltim Basuri T Purnama, yang disampaikan oleh Sekda Beltim berharap dengan adanya pembangunan sekolah baru ini akan semangkin memperluas akses kesempatan anak-anak lulusa SD untuk melanjutkan sekolah ke tingkat SMP. Ia juga mengapresiasi panitia pembangunan dan berjanji akan memberikan tambahan akses jalan aspal untuk ke sekolah baru tersebut. “Pembangunan sekolah-sekolah baru ini sengaja di dekatkan dengan sumber-sumber murid. Jadi ke depannya diharapkan tidak ada lagi alasan siswa SD kita putus sekolah hanya karena alasan tidak ada sekolah yang dekat atau letaknya jauh secara geografis. Nanti pemerintah daerah akan membantu untuk pembangunan jalan masuk ke sekolah-sekolah baru ini,” kata Talafuddin. Acara peresmian ditutup dengan melakukan peninjauan ke lokal dan fasiltas sekolah di SMP Negeri 6 Manggar.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim / Sumber Humas Kab. Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Peringatan Harganas Di Kabupaten Beltim

POLDA KEP. BABEL, POLRES BELITUNG TIMUR. Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melaksanakan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 21 Tingkat Kabupaten Beltim di Auditorium Zahari MZ, Selasa (21/10). Tema peringatan Harganas tahun 2014 ini adalah ‘Melalui Harganas XXI Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga Mewujudkan Indonesia Sejahtera’. Sedangkan untuk mottonya, ‘Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera, Keluarga Masa Depan Indonesia’. Peringatan Harganas yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Beltim ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Beltim Jimmy Chong, Forkominda Kabupaten Beltim, Pimpinan SKPD, tokoh agama dan masyarakat, serta pengurus dan anggota organisasi kewanitaan di Kabupaten Beltim.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Beltim Harima Talafuddin menjelaskan bahwa keluarga berperan penting dalam upaya mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Keluarga kecil bahagia sejahtera merupakan jalan untuk mewujudkan bangsa yang sejahtera, mandiri dan berkualitas. “Tema yang diangkat tahun ini hendaknya mengingatkan kembali bahwa keluarga sebagai unit masyarakat terkecil berfungsi sebagai lembaga pertama dan utama bagi pendidikan dan penanaman nilai-nilai luhur untuk membentuk dasar-dasar karakter manusia yang mulia, baik sebagai individu, anggota keluarga, maupun anggota masyarakat,” ujar Harima saat membacakan Laporan Ketua Panitia.

Bupati Beltim Basuri T Purnama dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim menilai peringatan Harganas merupakan momentum yang sangat tepat untuk terus memasyarakatkan pentingnya fungsu dan peran keluarga dalam memperkokoh ketahan nasional. Hal ini dikarenakan kuliatias kualitas kehidupan masyarakat sangat ditentukan oleh kulitas kehidupan keluarga. “Marilah kita jadikan peringatan Harganas sebagai momentum untuk memantapkan barbagi kebijakn bidang kependudukan dan keluarga berencana. Meningkatkan kepedulian dan peran aktif para tokoh masyarakat untuk terus menerus secara berkesinambungan dan berkelanjutan dalam melaksanakan program kependudukan dan keluarga berencana, sehingga upaya pengendalian pertambahan penduduk dapat dikendalikan secara baik ,” kata Talafuddin.  

Peringatan Harganas tahun ini diisi dengan pentas seni/ drama dari anggota PIK KRR. Panitia juga membagikan hadiah berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Harganas seperti, Lomba Kader Bina Keluarga Balita, Lomba Kader Bina Keluarga Lansia, Lomba Harmonis Sejahtera, Lomba Kader Bina Keluarga Remaja (BKR), Lomba Kelompak UPPKS, Lomba PKB/PLKB Terbaik, Lomba Dukungan dan Partisipasi Kecamatan, Lomba Institusi Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan, Lomba Peserta KB Lestari 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun terbaik, dan Lomba PIK Remaja.
Penulis : Anggara Saputra / Publisher Humas Res Beltim / Sumber Humas Kab. Beltim 

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  
SAIL WAKATOBI BELITONG 2011, KABUPATEN BELITUNG TIMUR PROVINSI KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG