TETAP WASPADA DIMANAPUN ANDA BERADA, BELAJARLAH UNTUK LEBIH PEKA DENGAN LINGKUNGAN ANDA, SEGERA LAPORKAN JIKA ADA HAL YANG MENCURIGAKAN KEPIHAK KEPOLISIAN TERDEKAT, KAMI SIAP MELAYANI ANDA

Senin, 26 Januari 2015

Sat Binmas Dan Sat Lantas Polres Beltim Bina Komunitas Ojek

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, Jumat 23 Januari 2015, Sat Binmas dan Sat Lantas mengundang komunitas ojek Manggar di warkop Markus Manggar. Acara yang dikemas santai dan mengedepankan kekeluargaan ini diikuti oleh 20 orang ojek yang sering melaksanakan kegiatannya di seputaran Kota Manggar dan sekitarnya bertemakan “Coffee Morning Jalin Kemitraan Dengan Komunitas Ojek Manggar”. Dari Sat Binmas sendiri dihadiri oleh KBO Sat Binmas Ipda Insanul Karim, Bripka Sibueya dan Brigadir Devi Pra Putra, SH, sedangkan dari Sat Lantas dihadiri oleh Kasat Lantas AKP Khoirudin HW, Bripda Andi Sutandi dan Bripda Novian.

Kasat lantas dalam arahannya menjelaskan bahwa rekan-rekan ojek adalah salah satu mitra Polri dalam sekaligus pengemban dalam memberikan contoh kepada masyarakat ketika berkendaraan roda dua. Hal ini akan menjadi sorotan banyak mata masyarakat, karena komunitas ojek sendiri merupakan rekan Polri dan mendapatkan pembinaan langsung dari Sat Lantas dan Sat Binmas Polres Beltim. Kasat lantas menekankan ketika berkendaraan apa lagi ketika membawa penumpang, rekan-rekan ojek diminta untuk memperhatikan kelengkapan kendaraan, tereutama yang jelas terlihat tampak mata, seperti Helm, kaca spion, lampu sen, lampu utama, ban motor dan body motor, tentu hal semua itu wajib dilengkapi bagi seorang ojek.

Ketika membawa penumpang, bukan hanya pengendaranya saja yang menggunakan Helm, namun penumpang yang dibawa juga wajib menggunakan Helm, maka dari itu pengendara ojek wajib mempersiapkan Helm untuk penumpang. Helm yang dipersiapkan juga harus yang bersih, kondisi baik dan tidak berbau. Ada beberapa masukan dari masyarakat yang menggunakan hasa ojek, ketika ditemui di lapangan tidak mau menggunakan Helm, sering berbau, banyak yang tidak dalam kondisi baik dan sempit. Maka itu hal tersebut perlu menjadi atensi bagi pengendara ojek, tentunya yang terbaik diberikan kepada penumpang yang menggunakan jasa ojek, bukan justru si pengendara yang menggunakan Helm yang bagus. Kasat Lantas juga menekankan masalah ban motor yang sudah habis / gundul, tentunya untuk menghindari kecelakaan yang diakibatkan jalanan licin (ungkap Kasat Lantas).

Sat  Binmas sendiri yang disampaikan oleh Ipda Insanul Karim menyampaikan tentang Kamtibmas, kepada pengendara ojek yang sering melakukan perjalanan, jika ada informasi yang dianggap menjadi ancaman dan gangguan Kamtibmas terutama di sekitar tempat tinggal, diharapka dapat meneruskan informasinya kepada Polres Beltim. Sat Binmas mengharapkan kepada para pengendara ojek untuk turut mendukung pelaksanaan menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas, termasuk dalam hal sedang berkendaraan di jalan raya jangan bersikap arogan yang bisa mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengendara lain yang akhirnya bisa memicu ketidak stabilan situasi umum. Diakhir acara, berfoto bersama dengan komunitas ojek Manggar.  
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Timgab Hentikan Tambang Timah 'Sungai Pice'

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar Kamis, 22 Januari 2015 Tim gabungan dari Polsek Gantung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), Dinas Pertambangan Energi (DPE) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kecamatan Gantung, dan Kepala Desa Selinsing menghentikan belasan aktifitas penambangan dan melakukan pengawasan terhadap kegiatan penambangan timah tanpa izin. Tim hanya sebatas memberikan himbauan kepada penambang bahwa daerah tersebut adalah masuk dalam kawasan pariwisata. Namun ia menegaskan, bahwa dalam kurun waktu 1 kali 24 jam tidak ada lagi yang boleh melakukan kegiatan penambangan di lokasi tersebut. Jika masih ditemukan tak segan-segan menindak sesuai aturan. "Apabila ada yang melakukan kegiatan penambangan, maka kita dari tim akan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Polsek Gantung dan Satpol-PP sepakat untuk melakukan monitoring setiap hari ke lokasi tersebut supaya benar-benar tidak ada lagi yang melakukan penambangan.  
         
Kades Selinsing Haryanto mengungkapkan bahwa aktivitas tambang di sekitar bendungan Pice sudah dilakukan warga dan pendatang sejak dua bulan belakangan ini. Bahkan jika sore hari, aktivitas bisa melibatkan puluhan orang."Sangat berbahaya kalau menambang di sini pak, arus airnya itu deras. Kawasan ini memang masuk IUP (Izin Usaha Pertambangan) PT  Timah tapi bukan wilayah penambangan. Ini kan daerah pariwisata," jelas Haryanto. Haryanto mengakui jika tak satupun penambang yang mengantongi izin melakukan penambangan. Ia berharap mulai besok dan seterusnya tidak ada lagi seorang pun yang melakukan aktivitas pertambangan di lokasi ini. "Dari RT dan Kadus sudah pernah menegur masyarakat agar tidak menambang di sini, namun tidak diindahkan. Makanya terhitung hari ini tidak ada lagi yang menambang. Jika ada, kita akan serahkan dan proses kepada aturan hukum yang berlaku," tutup Haryanto.
Penulis : Anggara Saputra / Publisher Humas Res Beltim 

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Jumat, 23 Januari 2015

Kapolres Ajak Masyarakat Beltim Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar - Kepolisian Resort Belitung Timur (Polres Beltim) di tahun 2015 ini kembali mencanangkan program Pelopor Keselamatan Berlalulintas. Pencanangan tersebut sebelumnya sudah dilakukan oleh Direktorat Lalu lintas Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung (Babel). "Telah dicanangkan pelopor keselamatan berlalu lintas ditahun 2015 ini dengan tema, Menuju Indonesia Tertib Bersatu, Keselamatan nomor satu," ujar Kapolres Beltim AKBP Nugrah Trihadi, SIK, Rabu (21/1). Dengan pencanangan program ini, diharapkan kepada para pengguna jalan baik yang menggunakan kendaraan bermotor roda 4 dan roda 2 serta pemakai jalan umum lainnya, semakin tertib. Disamping itu, diharapkan juga masyarakat semakin memahami arti penting dalam kesadaran berlalu lintas, menuju Indonesia tertib, bersatu keselamatan nomor satu.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Beltim, AKP. Koirudin HW menjelaskan berbagai upaya dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Satlantas Polres Beltim dalam rangka menciptakan berlalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta selamat dalam perjalanan. Koirudin mengatakan, upaya dan kegiatan tersebut antara lain, memberikan pendidikan masyarakat lantas (Dikmaslantas) kepada komunitas, pelajar, masyarakat desa dan lain lain, bekerja sama dengan dinas terkait untuk pemasangan rambu rambu lalu lintas. Serta menghimbau kepada pengendara roda 2 untuk memakai helm saat berpergian jauh dekat. "Upaya dan kegiatan lainnya adalah larangan melanggar marka jalan, utamakan keselamatan karena keselamatan adalah nomor satu dan kami yakin semua pemakai jalan sepakat dengan slogan slogan diatas," terangnya.

Berdasarkan catatan Satlantas Polres Beltim, data kecelakaan lalulintas di wilayah Polres Beltim pada tahun 2013, berjumlah 25 kasus. Dengan rincian korban meninggal dunia 27 orang, luka berat 7 orang, luka ringan 17 orang. Sedangkan pada tahun 2014 lalu, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas sebanyak 26 kasus, dengan jumlah korban meninggal dunia 25 orang, luka berat 3 orang dan luka ringan 19 orang dengan kerugian material.  Oleh sebab itu, Khoirudin juga menghimbau kepada masyarakat Beltim untuk menciptakan kesadaran hukum dalam berlalu lintas. "Pakailah helm untuk keselamatan, dan tidak menggunakan knalpot racing, melengkapi persyaratan kendaraan bermotor baik fisiknya maupun surat menyurat. Dengan demikian akan tercipta lalulintas aman tertib lancar dan selamat, yang tentunya akan mengurangi jumlah kejadian kecelakaan serta mencegah adanya korban kecelakaan," tandasnya.
Penulis : Anggara Saputra / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res beltim Doc.
Read more»»  

Rabu, 21 Januari 2015

Kapolres Beltim Hadiri Kegiatan Peresmian Pasar Tradisional Kelapa Kampit

POLRES BELITUNG TIMUR. Kelapa Kampit, Jum’at 16 Januari 2015 sekira pukul 09.00 Wib Kapolres Beltim menghadiri acara peresmian pasar tradisional Kelapa Kampit, dalam peresmian pasar ini juga dihadiri oleh staf ahli Gubernur Bangka Belitung Bidang Pertambangan dan Energi, Rofiko H Mukmin, ketua DPRD, Bupati Kab. Beltim, Danpos AU dan unsur muspida lainnya serta masyarakat Kec. Kelapa Kampit. Acara ini ini dimemeriah oleh tarian tradisional khas Belitung Timur dan melakukan pemotongan pita dan menandatamgi prasasti pasar tradisional tersebut yang dilakukan oleh Rofiko H Mukmin yang disaksikan oleh para undangan yang hadir dalam acara tersebut. 

Dalam sambutannya Basuri berharap, Pasar Kelapa Kampit akan menjadi pasar multifungsi. Tidak hanya sebagai sarana transaksi masyarakat lokal, namun akan menjadi pasar yang dikunjungi wisatawan. "Kita sudah siapkan tiga bis yang lengkap dengan fasilitas AC, televisi dan wi-fi untuk wisatawan. Nantinya, wisatawan di Kampit bisa mengunjungi Air Panas di Buding, Agrowisata dan Outbond Bukit Pangkuan, lalu singgah di sini (Pasar Kampit, red). Makanya, galeri untuk souvenir pun sengaja ditaruh di ruko bagian depan," ujar Basuri. Basuri juga mengizinkan kepada pedagang yang ingin berdagang malam hari di lokasi parkir pasar. "Khusus sore sampai malam, bisa ada tambahan jajanan. Tapi dengan syarat, paginya harus bersih," imbuhnya. Sebagai pusat ekonomi, Basuri berharap pasar bisa mengembangkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Orang nomor satu di Kabupaten Beltim itu juga berpesan, agar pedagang selalu jujur.

Ia meyakini, jika berusaha dengan jujur, maka Tuhan akan memberikan berkah yang berlipat. Gubernur Babel dalam sambutan yang dibacakan staf ahli Gubernur bidang DPE, Rofiko H Mukmin, mengatakan, pasar sebagai urat nadi ekonomi merupakan wadah silaturahmi masyarakat. Menurutnya, untuk memajukan perekonomian kerakyatan yang kuat, maka peran pasar tradisional sangat penting. "Bukan fokus pada pasar modern kalau ingin menguatkan ekonomi masyarakat , fokus pada pasar tradisional," ujarnya. Usai peresmian, Bupati Beltim bersama seluruh undangan menyempatkan diri untuk mengecek langsung kondisi pasar.
Penulis : Anggara Saputra / Publisher Humas Res Beltim  

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Kapolres Dialog Dengan Masyarakat Desa Cendil Kec. Kampit

POLRES BELITUNG TIMUR. Kelapa kampit, Selasa 20 Januari  2015 sekira pukul 09.00 Wib bertempat di salah satu halaman rumah warga Desa Cendil. Kapolres Belitung Timur AKBP Nugrah Trihadi, SIK sambah ke Desa Cendil Kec. Kelapa Kampit untuk berdialog dengan Masyarakat Desa Cendil Kec. Kelapa Kampit yang di dampingi oleh Kabaga Ops, Kabag Ren, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kapolsek Kelapa Kampit, Babinkamtibmas Desa Cendil dan anggota Polsek Kelapa Kampit, Dialog ini dihadiri oleh Danramin Kec. Kelapa Kampit, Kades Cendil dan perangkat Desa, Perwakilan PT. Parit Sambada serta 35 orang masyarakat Desa Cendil. Pada kesempatan tersebut Kaporles Beltim menyampaikan pesan – pesan Kamtibmas, Polri dan masyarakat merupakan elemen yang tidak akan pernah terpisahkan, Polri dan masyarakat harus saling membantu, saling perduli, saling bekerja sama dan yang paling penting harus sama – sama bekerja untuk menjamin kestabilan Kamtibmas, situasi yang kondusif dan menyelesaikan permasalahan yang timbul di tengah – tengah kehidupan.

Tidak semua permasalahan harus diangkat ke ranah hukum, jika hal tersebut bukan hal yang begitu prinsip dalam pandangan kaca mata hukum, usahakan permasalahan tersebut di musyawarahkan terlebih dahulu (dirembukkan) untuk mencapai mufakat dan perdamaian, tidak semua hal harus dilaporkan. Oleh karena itu, peranan Babinkamtibmas yang sudah diterjunkan disetiap Desa melalui program 1 Desa 1 Polisi dapat bekerja secara maksimal guna mengatasi hal-hal yang terjadi di masyarakat. Babinkamtibmas harus mampu menjadi tauladan, memberikan pengayoman, memberikan arahan hal-hal mana yang tidak melanggar hukum sehingga masyarakat akan dapat mengambil sikap untuk berusaha tidak melanggar hukum yang berlaku.

Dalam pertemuan yang membahas permasalahan tentang kenakalan remaja dan penyampaian Kamtibmas agar masyarakat dapat bekerja sama dengan Polisi dalam setiap menyelesaikan permasalahan social yang timbul di tengah-tengah masyarakat. Kapolres juga meminta agar masyarakat juga berperan aktif dan mampu untuk memberikan kontribusi dirinya di lingkungan tempat tinggalnya. Tidak mungkin personil Polri yang ada di Beltim ini dengan keterbatasan personil akan mampu untuk mengcover menjaga lingkungan masyarakat agar tetap aman dari segala gangguan dan ancaman Kamtibmas seperti yang sedang marak terjadi saat ini (curat, curas dan curanmor). Kapolres juga menekankan kepada masyarakat untuk menghindari gesekan antar sesama, jangan mudah terprovokasi terutama hal-hal yang sudah menyangkut keyakinan, prinsip hidup atau pun asal suku. Semaksimal mungkin kita harus mampu untuk menjaga situasi yang saat ini tercipta (aman dan tentram), jangan sampai bergejolak yang bisa mengakibatkan perang antar saudara.
Penulis : Anggara Saputra / Publisher Humas Res Beltim Doc. 

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  
SAIL WAKATOBI BELITONG 2011, KABUPATEN BELITUNG TIMUR PROVINSI KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG