TETAP WASPADA DIMANAPUN ANDA BERADA, BELAJARLAH UNTUK LEBIH PEKA DENGAN LINGKUNGAN ANDA, SEGERA LAPORKAN JIKA ADA HAL YANG MENCURIGAKAN KEPIHAK KEPOLISIAN TERDEKAT, KAMI SIAP MELAYANI ANDA

Jumat, 17 Juni 2016

Polres Beltim Dan Tim Gabungan Amankan Ratusan Kosmetik Ilegal

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, – Tim Gabungan Perlindungan Konsumen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) dan Satuan Narkoba Polres Beltim mengamankan 128 jenis kosmetik ilegal dari salah satu toko klontong di kawasan Pasar Kota Manggar, Rabu (15/6).

Mayoritas produk kecantikan asal luar dan dalam negeri ini disita karena tidak mengantongi izin edar di Indonesia serta tidak memiliki izin dari Badan Pengawasan Obat & Makanan (BPOM) RI. Beberapa produk bahkan ada yang mengandung bahan mercury dan berbahaya lainnya. Selain itu ada pula yang yang tidak memiliki kemasan dan sudah lewat tanggal kadaluarsa.

Meski banyak produk kosmetiknya ilegal untuk dipasarkan, pemilik toko klontong, Pau (35) mengaku tidak tau menau tentang bagaimana legalitas  setiap produknya. Produk-produk ini ditaroh begitu saja di lemari display toko dan siap dipasarkan kepada konsumen. Ia hanya pasrah saat anggota satuan Narkoba mengangkut ratusan dagangannya.

“Ya terima saja, kan dak tau. Saya lihat biasa dipajang di toko-toko Jakarta, saya pikir gak apa-apa,” ungkapnya saat ditanya Humas Beltim kenapa berani menjual produk tak berizin. Pau menyatakan jika kebanyakan produk luar negerinya berasal dari Taiwan dan Korea Selatan. Produk-produk ini dikirim oleh keluarga dan koleganya tanpa tahu bahwa peredaran produk tidak memiliki izin di Indonesia.

“Kalau yang luar negeri itu dikirimin, kan gak tau mereka mana yang boleh mana yang tidak. Jumlahnya cuman sedikit karena untuk sampel saja. Kalau lokal itu beli di Jalan Pramuka ma Jaksa di Jakarta,” terang Pau. Penyitaan produk-produk kecantikan ini merupakan hasil operasi Razia Makanan, Minuman, dan Obat Kadaluarsa di Kabupaten Beltim. Selain kosmetik tim juga memonitor kondisi makanan, minuman, dan obat-obatan yang dijual di agen, supermarket, dan toko-toko klontong di Kecamatan Manggar.

Kepala Satuan Narkoba Polres Beltim, AKP. Antonius Sinaga seizin Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo mengatakan razia produk makanan dan minuman kadaluarsa merupakan kegiatan rutin menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini untuk mengantisiapasi produk makanan, minuman, obat-obatan, serta lain-lainya yang sudah lewat waktu kadaluarsa. “Ini kegiatan rutin kita bersama dengan Pemkab Beltim. Kita ingin menciptakan kondisi dimana masyarakat menjadi lebih tenang saat beribadah dan mengkonsumsi makanan minuman khususnya menjelang hari raya,” ujar Anton.

Menurut Mantan Kapolsek Kelapa Kampit ini jika di lapangan ditemui makanan-minuman yang sudah kadaluarsa tapi masih ditaroh maka tim akan memberikan peringatan teguran dan meminta agar pemilik toko untuk tidak lagi menjual produk tersebut. Terkait pengamanan produk kosmetik oleh timnya, Ia mengungkapkan baru sebatas penyitaan produk dan permintaan keterangan dari pemilik toko. Namun tidak menutup kemungkinan, jika dalam penyidikan didapati unsur-unsur kesengajaan maka akan status akan ditingkatkan.

“Kita amankan dulu 128 jenis kosmetik ini yang kita temukan ini di Polres. Pemilik toko kita panggil untuk dimintai keterangan. Saat ini cuma sebatas itu saja,” kata Anton.
Penulis : Humas Beltim / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Selasa, 14 Juni 2016

Forkominda Adakan Rapat Bersama Bahas Banyaknya Aspirasi Masyarakat

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menggelar rapat koordinasi pimpinan daerah (Forkominda) mengenai berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Beltim yang berlangsung di ruang rapat Bupati Beltim, Senin (13/6).

Dalam rapat yang dipimpin Bupati Beltim Yuslih Ihza dengan didampingi Wakil Bupati Beltim Burhanudin membahas berbagai persoalan antara lain keinginan masyarakat nelayan untuk dibuatkan jalan, sedangkan akses jalan tersebut masuk kawasan hutan lindung di Desa Mempayak. Kemudian keluhan warga Desa Baru adanya pemboman ikan oleh nelayan asing. Selanjutnya, permintaan untuk dilakukan pendampingan dari pihak kejaksaan selama proses revitalisasi pasar Lipat Kajang Manggar.

Persoalan lain yakni antisipasi bersama terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok jelang lebaran. Lalu adanya permintaan untuk transportasi murah untuk mudik bagi para mahasiswa Beltim yang kuliah di luar Belitung. Terjadinya pembalakan hutan di Desa Klubi termasuk penambangan di dekat sumber mata air. Maraknya kenakalan remaja dengan melakukan mabuk-mabukan dan balap liar.

Menyikapi berbagai persoalan tersebut, Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo mengatakan bahwa dalam menyikapi permintaan masyarakat untuk dibuatkan jalan haruslah melalui mekanisme. “Tanah tersebut masuk kawasan hutan lindung, jadi haruslah melalui mekanisme yakni berkirim surat ke Gubernur Babel dan ke kementerian. Berilah pengertian kepada masyarakat agar memahami mekanisme yang ada,” ungkap Nono.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Manggar, Widagdo mengungkapkan bahwa pihaknya siap melakukan pendampingan untuk proses revitalisasi Pasar Lipat Kajang Manggar. “Kita bisa lakukan pendampingan dan bantuan hukum. Untuk itu kami siap mendampingi namun bukan berarti kami benar. Kalau ada pihak lain melihat ada penyimpangan, silahkan lakukan penyanggahan,” tutur Widagdo.

Begitu juga Ketua DPRD Tom Haryono yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada pihak Polres Beltim yang secara rutin melakukan razia seperti razia arak, balap liar dan mengantisipasi pencurian di rumah-rumah.
Penulis : Humas Beltim / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Kamis, 09 Juni 2016

Kapolres Beltim Laksanakan Safari Ramadan Bersama Bupati Dan Forkominda Beltim

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, – Bupati Belitung Timur (Beltim), Yuslih Ihza berharap hadirnya Bulan Suci Ramadan akan membuat masjid di seluruh Kabupaten Beltim menjadi ramai oleh jamaah yang berlomba-lomba memperbanyak ibadah. Untuk itu Ia meminta kepada para mubaliq, khususnya yang tergabung dalam tim Safari Ramadan agar dapat mengajak umat di setiap desa/ kampung memeriahkan tempat ibadah.

Harapan ini disampaikan Bupati, pada pidato sambutan Pembukaan Safari Ramadan Kabupaten Beltim tahun 1437 Hijriah/ 2016 Masehi, di Gedung Auditorium Zahari MZ, Selasa (7/6) Malam. Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Beltim Burhanuddin, Ketua DPRD Tom Haryono, Kapolres Beltim Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo, Kajari Manggar Widagdo, Forkominda Kabupaten Beltim, pimpinan SKPD, Camat, tokoh agama Islam dan Pimpinan organisasi kewanitaan.

“Insyaallah memalui Safari Ramadan akan menjadi perekat Ukhuwah Islamiyah, sekaligus menyadarkan kita semua akan pentingnya kebersamaan umat beragama. Dalam kesempatan ini, saya meminta kepada mubaliq agar totalitas mengajak umat untuk terus meningkatkan peran sertanya dalam membangun masyarakat yang religius dan menjadikan tempat ibadah sebagai media memupuk rasa keimanan dan kebersamaan,” kata Yuslih.

Ia juga mengajak umat Islam di Kabupaten Beltim untuk berlomba-lomba memperbanyak ibadah dan berbuat baik ke sesama. Mantan Anggota DPRD Provinsi Babel ini, ingin di bulan penuh makfirah ini warga Beltim fokus ibadah untuk mencapai keridoan dan ampunan Allah SWT. “Di bulan suci ini, segala sesuatu yang kita lakukan adalah ibadah. Untuk itu, perbanyaklah beribadah, ramaikanlah mesjid, dan berbuat baiklah kepada sesama,” ajaknya. Tak lupa, Ia juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat muslim.  

Sebelum membuka Safari, Bupati dan Undangan berbuka puasa, makan malam dan melaksanakan sholat Magrib, Isya serta tarawih bersama-sama. Imam sholat dipimpin oleh Hanafi Sur’ie, dan Ketua MUI Kabupaten Beltim, Suyatno Taslim menjadi penceramah. Tahun ini Pemkab Beltim akan melaksanakan 10 Safari Ramadan. 3 diantaranya merupakan pembukaan dan Penutupan Safari Ramadhan serta malam Nuzul Quran di Mesjid Agung Darusslam Kabupaten Beltim.

Sedangkan 7 lainnya merupakan kunjungan ke mesjid-mesjid desa dari tiap kecamatan yang belum pernah dikunjungi, seperti Mesjid Al-Barqah Desa Mempaya Damar, Mesjid Al-Muttaqin Desa Simpang Tiga Simpang Renggiang, Mesjid Al-Akbar Desa Simpang Pesak Simpang Pesak, Mesjid Al-Akbar Desa Balok Kecamatan Dendang, Mesjid Al-Fallah Desa Mayang Kelapa Kampit, Mesjid Istiqomah Desa Batu Penyu Gantung, dan Mesjid Al Azhar Desa Padang Manggar. Dalam setiap kunjungan ke mesjid Desa tersebut, tim Safari Pemkab Beltim akan menyumbangkan bantuan sarana dan fasiltas untuk tempat ibadah. Tahun ini total sumbangan yang akan diberikan dalam Safari Ramdahan ke desa-desa sejumlah Rp 50.000.000.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  
SAIL WAKATOBI BELITONG 2011, KABUPATEN BELITUNG TIMUR PROVINSI KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG