TETAP WASPADA DIMANAPUN ANDA BERADA, BELAJARLAH UNTUK LEBIH PEKA DENGAN LINGKUNGAN ANDA, SEGERA LAPORKAN JIKA ADA HAL YANG MENCURIGAKAN KEPIHAK KEPOLISIAN TERDEKAT, KAMI SIAP MELAYANI ANDA

Kamis, 23 Oktober 2014

Sat Lantas Polres Beltim Laksanakan Police Goes To School

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, - Saltlantas Polres Beltim sejak tanggal 22 Oktober 2014, telah melaksanakan kegiatan "Police Goes to School" yang dilaksanakan ke sekolah tingkat SD dan SMP yang ada di Kab. Beltim. Kegiatan ini merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang diemban oleh Satlantas yaitu pada unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) untuk memberikan pendidikan lalu lintas kepada masyarakat sejak usia dini untuk mencegah terjadinya fatalitas terhadap korban kecelakaan lalu lintas terutama yang melibatkan pelajar. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Beltim Iptu Rizky Adi Saputro,, SH yang didapingi oleh KBO Sat Lantas Ipda Ulung Baehaki serta anggota Unit Dikyasa Briptu Medes P. Ariansyah, SH dan Briptu Rizki N ini telah dilakukan di beberapa sekolah di Kab. Beltim.

Sekolah yang telah dikunjungi antara lain SD N 18 Gantung, SDN 19 Gantung, SDN 20 Gantung, SMPN 3 Gantung, dan SMPN 1 Simpang. Pesak. Dalam pelaksanaan kegiatan Dikmas Lantas ini para siswa sangat antusias dalam memperhatikan penjelasan tentang lalu lintas yang diberikan oleh petugas dan tak sedikit yang mengajukan pertanyaan sekitar lalu lintas. Kepala sekolah dan guru juga menyambut baik dengan adanya kegiatan ini karena dapat memberikan pencerahan dan pengetahuan kepada para siswa mengenai aturan berlalu lintas yang baik dan benar.
Materi yang diberikan antara lain:
1.    Pengertian Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,
2.    Jenis - jenis pelanggaran Lantas yg sering terjadi,
3.    Kegunaan Helm SNI,
4.    Manfaat menyalakan Lampu Sepeda Motor di siang hari,
5.    Macam - macam rambu lalu lintas,
6.    Faktor penyebab Laka Lantas,
7.    Data Laka Lantas di Polres Beltim tahun 2010-2013,
8.    Foto2 korban Laka Lantas.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Pemkab Beltim Resmikan Empat Sekolah Baru

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) meresmikan berdirinya 4 bangunan sekolah baru di Kabupaten Beltim. Acara peresmian yang dipusatkan di halaman SMP Negeri 6 Desa Kelubi Kecamatan Manggar ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Beltim Talafuddin, Rabu (22/10).  Acara peresmian disaksikan Ketua Komisi 3 DPRD Beltim, Kepala Dinas Pendiddikan Sarjono, para Kepala Sekolah, dan Komite Pembangunan Unit Sekolah Baru. Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan selain meresmikan SMP 6 Manggar, acara ini juga sekaligus secara simbolis meresmikan operasional SMP 4 di Desa Selinsing Kecamatan Gantung, SMP Negeri 2 di Desa Balok Kecamatan Dendang, dan  TK Negeri Pedesaan di Desa Batu Itam Kecamatan Simpang Pesak. Setiap SMP diberikan fasiltas 6 lokal ruang belajar-mengajar lengkap dengan mobiliernya, perpustakaan, musollah, ruang guru dan ruang Kepala Sekolah.

“Dana pembangunan untuk mendirikan tiga SMP ini berasal dari bantuan Aus-Aid (Australia). Sedangkan untuk TK berasal dari Dana Bantuan (Daba) Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung,” terang Sarjono. Pembangunan tiga SMP tersebut, dikerjakan secara swakelola melalui Komite Pembangunan Unit Sekolah Baru. Sarjono menyebutkan pembangunannya menghabiskan dana sebesar 6,6 milyar rupiah. Sedangkan untuk pembangunan TK menghabiskan dana sebesar 350 juta, yang dikerjakan melalui tender di Dinas Pendidikan. “Untuk SMP 6 Manggar sebenarnya sudah dari tahun lalu mulai ada kegiatan belajar mengajar, cuman dibangunan lama. Untuk SMP 4 Gantung, SMP 2 Dendang, dan TK Pedesaan Simpang Pesak mulai beroprasi di tahun ajaran 2014-2015 ini,” tambahnya.

Dalam pidato sambutanya Bupati Beltim Basuri T Purnama, yang disampaikan oleh Sekda Beltim berharap dengan adanya pembangunan sekolah baru ini akan semangkin memperluas akses kesempatan anak-anak lulusa SD untuk melanjutkan sekolah ke tingkat SMP. Ia juga mengapresiasi panitia pembangunan dan berjanji akan memberikan tambahan akses jalan aspal untuk ke sekolah baru tersebut. “Pembangunan sekolah-sekolah baru ini sengaja di dekatkan dengan sumber-sumber murid. Jadi ke depannya diharapkan tidak ada lagi alasan siswa SD kita putus sekolah hanya karena alasan tidak ada sekolah yang dekat atau letaknya jauh secara geografis. Nanti pemerintah daerah akan membantu untuk pembangunan jalan masuk ke sekolah-sekolah baru ini,” kata Talafuddin. Acara peresmian ditutup dengan melakukan peninjauan ke lokal dan fasiltas sekolah di SMP Negeri 6 Manggar.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim / Sumber Humas Kab. Beltim

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Peringatan Harganas Di Kabupaten Beltim

POLDA KEP. BABEL, POLRES BELITUNG TIMUR. Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melaksanakan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 21 Tingkat Kabupaten Beltim di Auditorium Zahari MZ, Selasa (21/10). Tema peringatan Harganas tahun 2014 ini adalah ‘Melalui Harganas XXI Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga Mewujudkan Indonesia Sejahtera’. Sedangkan untuk mottonya, ‘Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera, Keluarga Masa Depan Indonesia’. Peringatan Harganas yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Beltim ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Beltim Jimmy Chong, Forkominda Kabupaten Beltim, Pimpinan SKPD, tokoh agama dan masyarakat, serta pengurus dan anggota organisasi kewanitaan di Kabupaten Beltim.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Beltim Harima Talafuddin menjelaskan bahwa keluarga berperan penting dalam upaya mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Keluarga kecil bahagia sejahtera merupakan jalan untuk mewujudkan bangsa yang sejahtera, mandiri dan berkualitas. “Tema yang diangkat tahun ini hendaknya mengingatkan kembali bahwa keluarga sebagai unit masyarakat terkecil berfungsi sebagai lembaga pertama dan utama bagi pendidikan dan penanaman nilai-nilai luhur untuk membentuk dasar-dasar karakter manusia yang mulia, baik sebagai individu, anggota keluarga, maupun anggota masyarakat,” ujar Harima saat membacakan Laporan Ketua Panitia.

Bupati Beltim Basuri T Purnama dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim menilai peringatan Harganas merupakan momentum yang sangat tepat untuk terus memasyarakatkan pentingnya fungsu dan peran keluarga dalam memperkokoh ketahan nasional. Hal ini dikarenakan kuliatias kualitas kehidupan masyarakat sangat ditentukan oleh kulitas kehidupan keluarga. “Marilah kita jadikan peringatan Harganas sebagai momentum untuk memantapkan barbagi kebijakn bidang kependudukan dan keluarga berencana. Meningkatkan kepedulian dan peran aktif para tokoh masyarakat untuk terus menerus secara berkesinambungan dan berkelanjutan dalam melaksanakan program kependudukan dan keluarga berencana, sehingga upaya pengendalian pertambahan penduduk dapat dikendalikan secara baik ,” kata Talafuddin.  

Peringatan Harganas tahun ini diisi dengan pentas seni/ drama dari anggota PIK KRR. Panitia juga membagikan hadiah berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Harganas seperti, Lomba Kader Bina Keluarga Balita, Lomba Kader Bina Keluarga Lansia, Lomba Harmonis Sejahtera, Lomba Kader Bina Keluarga Remaja (BKR), Lomba Kelompak UPPKS, Lomba PKB/PLKB Terbaik, Lomba Dukungan dan Partisipasi Kecamatan, Lomba Institusi Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan, Lomba Peserta KB Lestari 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun terbaik, dan Lomba PIK Remaja.
Penulis : Anggara Saputra / Publisher Humas Res Beltim / Sumber Humas Kab. Beltim 

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Korp Rapor UKP TMT Januari 2015 Personil Polres Beltim

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, 17 sampai dengan 23 Oktober 2014 sekira pukul 07.00 Wib sekitar 46 personil Polres Belitung Timur dan Polsek jajaran yang Korp Rapor UKP (Usulan Kenaikan Pangkat) TMT Januari 2015 melaksanakan kesjas dan bela diri Polri di halaman Mapolres Belitung Timur. UKP ini di maksudkan untuk penilaian atas kepantasan masing-masing dari personil yang melaksanakan sehingga prestasi kinerja selama kurun waktu 4 tahun di nilai baik dan memang pantas untuk mendapatkan reward kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.


Pelaksanaan bela diri polri ini di pimpin langsung oleh Brigadir Rahma A.Z dan yang menjadi team penilai dari panitia yang dibentuk oleh Bag Sumda. Personil Polres Beltim yang pangkatnya dinaikan satu tingkat lebih tinggi dari Iptu ke AKP sebanyak 4 personil, dari Ipda ke Iptu sebanyak 6 personil, dari Bripka ke Aipda sebanyak 1 personil, dari Brigadir ke Bripka sebanyak 7 personil, dari Briptu ke Brigadir sebanyak 21 personil, dari Bripda ke Briptu sebanyak 7 personil.
Penulis : Anggara Saputra / Publisher Humas Res Beltim Doc 

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  

Rabu, 22 Oktober 2014

Keramahan Masyarakat Beltim Tinggalkan Kenangan Indah Bagi Yachter

POLRES BELITUNG TIMUR. Manggar, – Keramahtamahan dan bantuan yang telah diberikan oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) ternyata meninggalkan kesan tersendiri bagi beberapa peserta Sail Indonesia 2014 Raja Ampat yang sempat singgah ke Kota Manggar, ibu kota Kabupaten Beltim. Salah seorang dari mereka bahkan menyarankan Pulau Belitong diberikan nama tengah ‘friendly’ (ramah), karena mereka mengganggap masyarakat di pulau ini sangat ramah dan suka membantu. “We love to live here, the people around here is very friendly. This is a very nice little town. It’s a beautiful destination. (Kami suka tinggal di sini, orang-orang di sekitar sini sangat ramah. Ini adalah kota kecil yang sangat menyenangkan, kata salah seorang peserta sail, John Brigten ditemui disela-sala acara jamuan makan malam bersama.

Pemilik Kapal Murrundi ini tidak terlalu banyak berkomentar mengenai keindahan pantai atau panorama lainnya. Ia lebih tertarik membicarakan tentang keramahan dan kebaikan masyarakat Beltim. Pria asal Darwin Australia yang didampingi rekan senegaranya Guy Hustle dan istrinya ini bahkan membandingkan keramahan masyarakat Belitong dengan daerah-daerah lain di Indonesia yang pernah Ia singgahi selama mengikuti Sail Indonesia, baik di tahun ini ataupun beberapa tahun sebelumnya. “And the big feature is they should rename Belitong, Belitong ‘The Friendly’ Island. Because a lot of people here like to smile, very friendly and very helpfull. I realize most of Indonesian people are, but here are more. Which makes us happy, so that’s the big feature for us as cruises here. And most undoubtfull, your region has done a fantastic job with The Sail Indonesia people an organizing event for participat.

We’re very appreciative, very please,” (Yang paling menonjol adalah mereka seharusnya merubah nama Belitong menjadi Belitung Pulau yang Ramah. Karena banyak orang di sini suka tersenyum, sangat ramah, dan suka membantu. Mungkin kebanyakan orang Indonesia seperti itu, tetapi di sini lebih lagi. Itu yang membuat kami senang, jadi kesan itu yang tertinggal saat kami berlayar ke sini. Dan yang tidak perlu diragukan lagi  daerah (pemerintah) mu sangat baik mengerjakan Sail Indonesia sehingga jadi even yang layak untuk diikuti. Kami sangat menghargainya, sangat senang,” ungkap John. John menyayangkan jika kondisi alur sungai Manggar yang dangkal sehingga sangat sulit untuk dilalui kapal-kapal besar, ditambah navigasi dan pelampung yang dianggap mereka kurang sesuai. Ia menceritakan beberapa rekannya terpaksa mengurungkan niatnya untuk singgah ke Manggar dikarenakan kondisi ini.

“From a sailing view point, there were few, three or four boats that could not come here, because of the passage over the bar of the river. Something has to do with it, If you probably want to have more boat coming here next year. You have to deepen the passage, some dragging for the channel into the river which is I belive happening anywhere. Your navigation light and bouies which is at the moment, it doesn’t time with the marine chart/ map, so that makes difficult entry for sail boat or pleasure craft. It doesn’t have frightfull knowledge.” (Dari kacamata pelayaran, ada 3 atau 4 kapal yang tidak bisa datang kesini karena kedalaman alur sungai yang dangkal. Sesuatu harus dilakukan untuk hal itu, jika kamu ingin lebih banyak kapal yang datang tahun depannya. Kamu harus mendalamkan sungai, menggali alur yang mungkin mengalami pendangkalan memang terjadi di mana-mana. Lampu navigasi dan pelampung mu kondisinya saat ini tidak sesuai dengan peta laut, jadi hal itu membuat kapal boat sulit untuk masuk),” ujar John. Namun terlepas dari itu semua, John mengatakan tetap akan menceritakan tentang keramahtamahan masyarakat Beltim kepada keluarga dan semua koleganya.
Penulis : Devi Pra Putra, SH / Publisher Humas Res Beltim / Sumber Humas Kab. Beltim 

Foto Humas Res Beltim Doc.
Read more»»  
SAIL WAKATOBI BELITONG 2011, KABUPATEN BELITUNG TIMUR PROVINSI KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG